UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Thursday, 29 August 2024

Suasana Meriah di Acara Upgrading dan Ta'aruf Halaqoh Ilmiah


Malang, 29 Agustus 2024 — Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) Halaqoh Ilmiah Ma’had Pusat al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara perdana mereka untuk periode 2024/2025. Acara bertajuk “SINTA: Sinergi Upgrading dan Ta’aruf bersama Halaqoh Ilmiah,” ini diikuti oleh seluruh pengurus UPKM Halaqoh Ilmiah serta para tamu undangan yang terdiri dari Murobbi/ah hingga Pengasuh Pusat Ma’had al-Jami’ah.

Muhammad Hanifuddin, Ketua Harian UPKM Halaqoh Ilmiah, dalam sambutannya menekankan pentingnya pengurus untuk mengadopsi growth mindset. “Di Halaqoh Ilmiah, kita tidak hanya memanajemen (mengelola) mahasantri, tetapi juga mengembangkan diri kita sendiri,” ujar sosok yang akrab disapa Uda Hanif, menegaskan bahwa HI merupakan wadah untuk pembinaan personal sekaligus profesional.


Sesi Upgrading yang merupakan inti acara diisi oleh dua pemateri yang kompeten di bidangnya. Muhammad Danial Shafran, sebagai pemateri pertama, memaparkan pentingnya tradisi keilmuan dalam Islam dengan menyoroti kejayaan peradaban ilmu pengetahuan di masa kekhalifahan. Sementara itu, Muhammad Nasir, sebagai pemateri kedua, memberikan wawasan terkait keorganisasian yang relevan dengan tugas para pengurus sesuai konteks perubahan zaman.

Bagas Prateso, Koordinator Divisi Research and Development (RnD), memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. “Acara yang sangat seru dan menambah wawasan bagi seluruh pengurus baru,” tandasnya. Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus agar terus berinovasi dalam mengembangkan potensi penalaran dan kepenulisan yang menjadi fokus utama UPKM Halaqoh Ilmiah.

Acara “SINTA” ini menjadi langkah awal yang signifikan bagi UPKM Halaqoh Ilmiah dalam membangun sinergi dan meneguhkan komitmen terhadap pengembangan intelektual dan spiritual para mahasantri di Pusat Ma’had al-Jami’ah.

Sunday, 25 August 2024

Pelantikan UPKM MSAA dan Semangat Baru yang Membara


Malang, 24 Agustus 2024 – Ma'had Sunan Ampel Al-Aly (MSAA) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengeluarkan Kartu AS-nya dengan melantik pengurus Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) yang baru. Acara pelantikan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh segenap keluarga besar MSAA, termasuk Pembina Divisi Kesantrian dan UPKM yang memberikan motivasi kepada para Musyrif/ah yang akan mengemban amanah sebagai pengurus UPKM.

UPKM MSAA, yang telah berdiri selama 23 tahun, terus menunjukkan peran strategisnya dalam mengembangkan potensi mahasantri khususnya di bidang non-akademik. UPKM menjadi wadah bagi mahasantri untuk mengasah keterampilan di luar kegiatan akademik resmi Ma'had. Terdapat tiga unit yang bernaung di bawah UPKM, yaitu Halaqah Ilmiah (HI), El-M'arifah (EM), dan Jam'iyah Dakwah wa Fan al-Islamiah (JDFI).

Halaqah Ilmiah (HI) berfokus pada pengembangan kepenulisan dan penalaran, di mana mahasantri diajak untuk berpikir kritis dan menyampaikan gagasan secara ilmiah. El-M'arifah (EM), sebagai unit yang mengelola bidang sastra, jurnalistik, dan desain komunikasi visual, menjadi ruang bagi mahasantri yang ingin mengekspresikan diri melalui berbagai media kreatif dan komunikasi. Sementara itu, Jam'iyah Dakwah wa Fan al-Islamiah (JDFI) hadir untuk mengasah kemampuan mahasantri dalam bidang seni dakwah dan public speaking, dengan tujuan mencetak generasi da'i yang tangguh dan berwawasan luas.

Dalam sambutannya, Pembina Divisi Kesantrian dan UPKM, Nyai Siti Ma'rifatul Hasanah, M.Pd.,  menekankan pentingnya komitmen dan keaktifan para Musyrif/ah dalam menjalankan perannya di UPKM. "Ma'had kita ini seperti tanah yang subur," ujar sosok yang akrab disapa Ummi Titin tersebut dengan penuh makna. 

"Kebaikan apapun yang kita tanam di sini, insyaallah akan tumbuh dan menghasilkan buah-buah keberhasilan di masa mendatang."

Sementara itu, dalam sesi pengarahan dan amanah pada acara tersebut, Prof. Dr. H. Wildana Wargadinata, LC. M. Ag. – atau yang biasa dipanggil Yai Wildana – memberikan nasihat bijak kepada para pengurus UPKM agar selalu berpikir mendunia dan bertindak dengan melestarikan nilai-nilai lokal bangsa. Prinsip "think globally, act locally" diharapkan menjadi pegangan bagi Musyrif/ah dalam menjalankan peran mereka, menjadikan UPKM sebagai pusat kreativitas yang mampu bersaing di kancah global namun tetap berpijak pada akar budaya lokal.

Pelantikan ini menandai dimulainya lembaran baru bagi UPKM MSAA. Diharapkan, para pengurus yang baru dilantik mampu membawa semangat baru dalam mengembangkan potensi mahasantri, sehingga Ma'had Sunan Ampel Al-Aly terus menjadi tempat yang subur bagi tumbuhnya generasi-generasi unggul di masa depan.

Sunday, 18 August 2024

Gemuruh Kolaborasi di Ta'aruf Ma'hady 2024


Malang, 18 Agustus 2024 – Ma'had Sunan Ampel Al-Aly (MSAA) atau Pusat Ma'had al-Jami'ah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara Ta'aruf Ma'hady pada hari Minggu pagi (18/08). Acara yang ditujukan untuk memperkenalkan kegiatan-kegiatan di Ma'had ini berlangsung dengan meriah di gedung Sport Center UIN Malang yang dipadati oleh mahasantri dari kampus satu dan dua.

Dibuka dengan ‘perang’ yel-yel dan jargon antar mabna atau gedung asrama, suasana semakin semarak ketika setiap mabna menunjukkan semangat kebersamaan mereka. Di kampus satu, terdapat enam mabna putra yaitu Al-Ghazali, Ibn Rusyd, Ibn Sina, Muhasibi, Ibn Khaldun, dan Al-Faraby serta empat mabna putri yaitu Ummu Salamah, Asma' binti Abi Bakar, Fatimah Az-Zahra, dan Khadijah Al-Kubra. Sementara itu, kampus dua diwakili oleh mabna Ar-Razi Putra dan mabna Ar-Razi Putri. Para mahasantri dari kedua kampus berkumpul dan memadati lantai dua dan tiga gedung Sport Center UIN Malang, menciptakan suasana yang penuh gemuruh antusiasme.

Acara Ta'aruf Ma'hady ini diikuti oleh seluruh keluarga besar sivitas akademika Pusat Ma'had al-Jami'ah dan diawali dengan sambutan dari Mudir Pusat Ma'had al-Jami'ah, Dr. KH. Ahmad Izzuddin, M.HI. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kecerdasan bukanlah satu-satunya parameter dan kunci kesuksesan, sesuai dengan jargon Ma'had “Ijtihadun, Wa Jihadun, Wa Mujahadah, Allahuakbar!”. Beliau menegaskan, “Sesungguhnya orang yatim bukanlah yang tak punya ayah dan harta, tetapi yang tak punya ilmu dan adab yang baik.”


Setelah itu, acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor 3 Bagian Kemahasiswaan, yang mewakili Rektor UIN Malang. Rangkaian acara dilanjutkan dengan berbagai materi pengenalan kegiatan Ma’had. Materi Tradisi Kepesantrenan menjadi salah satu yang utama, diikuti dengan sosialisasi mengenai kesehatan oleh Kepala Klinik Ummi UIN Malang. Tidak ketinggalan, materi terkait taklim afkar, taklim Qur'an, hingga materi Kesehatan, Kebersihan, dan Olahraga (K3O) serta sosialisasi sarana prasarana turut disampaikan.

Pengenalan Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM), Kebahasaan, dan Keamanan juga menjadi bagian penting dalam acara tersebut. KH. Ghufron Hambali, S.Ag., M.HI, menutup acara dengan pengarahan yang menginspirasi, memberikan gambaran lebih dalam tentang peran Ma'had Sunan Ampel Al-Aly dalam memformulasikan kampus yang mengintegrasikan Sains dan Islam.

“Insyaallah dari sini akan lahir ulama yang intelektual, dan intelektual yang ulama!”. Pungkas beliau.

Acara Ta'aruf Ma'hady ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan, tetapi juga memperkuat kebersamaan di antara para mahasantri baru dan seluruh sivitas akademika, mencerminkan semangat dan dedikasi yang tinggi dalam menjaga nilai-nilai dan tradisi keilmuan Islam di UIN Malang.