UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Thursday, 3 September 2026

Gebyar UPKM 2026: Tiga UPKM Unjuk Potensi, Ajak Mahasantri Kenali Ruang Kreativitas

 

Gebyar UPKM 2026: Tiga UPKM Unjuk Potensi, Ajak Mahasantri Kenali Ruang Kreativitas 

Foto: Moment Gebyar UPKM 2026

Malang, 3 September 2026 — Suasana halaman Mabna Al-Ghazali berubah semarak pada Kamis (3/9/2026) malam. Ratusan mahasantri berkumpul dalam Gebyar UPKM, sebuah kegiatan yang menjadi momentum bagi tiga Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) untuk memperkenalkan potensi, kegiatan, dan ruang pengembangan diri yang mereka miliki.

Gebyar UPKM melibatkan tiga organisasi, yakni Jam’iyyah Dakwah wa Al-Fan Al-Islami (JDFI), El Ma’rifah, dan Halaqah Ilmiah (HI). Berbeda dari sekadar panggung hiburan, kegiatan ini menghadirkan anggota dari masing-masing UPKM untuk menunjukkan secara langsung berbagai kemampuan dan aktivitas yang menjadi bagian dari kehidupan organisasi mereka.

Penampilan para pengurus UPKM menjadi daya tarik utama malam tersebut. Setiap UPKM membawa ciri khasnya masing-masing sebagai bentuk promosi kepada para mahasantri. Melalui penampilan tersebut, mereka tidak hanya menunjukkan apa yang mampu dilakukan, tetapi juga memberikan gambaran mengenai apa saja yang dapat dipelajari, dikembangkan, dan dilakukan ketika bergabung dengan UPKM.

Foto: Pengasuh Bidang Kesantrian dan UPKM

Di tengah rangkaian acara, Pengasuh Bidang Kesantrian dan UPKM, Ustadzah Siti Ma’rifatul Hasanah, M.Pd., mengimbau para mahasantri untuk memilih UPKM sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing. Menurutnya, keberadaan UPKM diharapkan menjadi wadah bagi mahasantri untuk mengasah serta mengembangkan potensi yang mereka miliki.

Tak berhenti di atas panggung, masing-masing UPKM juga menyediakan stan di area belakang acara. Stan tersebut menjadi ruang bagi anggota UPKM untuk memperkenalkan lebih jauh organisasi mereka, termasuk memamerkan berbagai karya dan prestasi yang telah dihasilkan. Kehadiran stan membuat kegiatan promosi tidak hanya berlangsung melalui penampilan, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan para mahasantri.

Foto: Pengurus UPKM El Ma'rifah

Akhirnya, Gebyar UPKM menjadi panggung perkenalan bagi tiga UPKM untuk menunjukkan identitas mereka kepada lingkungan mahasantri. JDFI, El Ma’rifah, dan Halaqah Ilmiah tidak hanya memperlihatkan hasil dari proses yang telah mereka jalani, tetapi juga menawarkan ruang bagi mahasantri lain untuk ikut belajar dan berkembang di dalamnya.

Sebab, di balik setiap penampilan malam itu, ada pesan sederhana yang ingin disampaikan, yaitu UPKM bukan hanya tempat untuk bergabung, melainkan ruang untuk menemukan dan mengembangkan potensi diri. [Dinda]


Tuesday, 25 August 2026

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MSAA

 

Gebyar Maulid Nabi di MSAA UIN Malang: Merawat Cinta Nabi, Menguatkan Kebersamaan Mahasantri

                                                                                    Foto: Semarak Maulid Nabi di Kampus 1 UIN Malang

MALANG — Gema shalawat terdengar dari dua penjuru kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selasa (25/8/2026), Pusat Ma’had Al-Jami’ah (MSAA) UIN Malang menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kampus 1 dan Kampus 3. Bukan sekadar peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara pimpinan, civitas akademika, pengelola Ma’had, dan para mahasantri.

Di Kampus 1, rangkaian kegiatan dipusatkan di Gedung Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sejak para tamu dan mahasantri mulai berdatangan, suasana semarak telah terasa. Dekorasi sederhana berupa jajanan yang digantung menghiasi area kegiatan, menghadirkan nuansa akrab yang berpadu dengan suasana religius.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari”, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana kemudian semakin khidmat ketika Imam Syafi’i, salah seorang musyrif, membawakan puisi bertema Rasulullah SAW. Lantunan Maulid Diba’ yang dibawakan Tim Hadroh JDFI selanjutnya memenuhi ruang Sport Center dan mengajak seluruh hadirin bershalawat bersama.

Foto: Pemberian donasi kepada mahasantri yang terdampak bencana NTT

Peringatan Maulid di Kampus 1 juga diwarnai dengan kepedulian sosial. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan donasi kepada mahasantri korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan donasi didampingi Mudir Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Kyai Ahmad Izzuddin, M.HI. Di tengah lantunan shalawat dan suasana perayaan, perhatian turut diarahkan kepada mereka yang sedang menghadapi masa sulit.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti pada lantunan shalawat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama. Bantuan yang diberikan menjadi bentuk sederhana dari semangat berbagi dan menguatkan, sekaligus menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan nyata.

Foto: Semarak Maulid Nabi di Kampus 3 UIN Malang

Sementara itu, kemeriahan Maulid juga berlangsung di Kampus 3 UIN Malang. Rangkaian acara dibuka dengan shalawat, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Mahallul Qiyam. Pesan keteladanan Rasulullah disampaikan melalui mau’izhah hasanah oleh Pengasuh Mabna Rabi’ah Al-Adawiyah, Ustadzah Siti Ma’rufatul Hasanah, M.Pd.

Setelah tausiyah, doa dipanjatkan oleh Pengasuh Mabna Al-Khawarizmi, Abdul Hakim, S.Si., M.Pd., Apt., M.Farm. Suasana yang semula khidmat kemudian berubah menjadi lebih cair melalui sesi have fun. Para mahasantri diajak mengikuti permainan menarik berupa tarik-tarikan jajanan yang digantung, menghadirkan gelak tawa dan keceriaan di tengah rangkaian peringatan Maulid.

Kebersamaan akhirnya ditutup dengan makan bersama para mahasantri. Hidangan yang tersaji menjadi simbol sederhana tentang kebersamaan: tidak ada jarak antara pengelola Ma’had dan mahasantri, semuanya duduk dalam satu suasana keakraban.

Dari Kampus 1 hingga Kampus 3, Gebyar Maulid Nabi 2026 menunjukkan bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW dapat dilakukan dengan beragam cara, seperti bershalawat, mendengarkan nasihat, berbagi, hingga menghadirkan kegembiraan bersama.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, peringatan ini membawa satu pesan penting: meneladani Rasulullah bukan hanya tentang mengenang akhlaknya, tetapi tentang menghadirkan nilai kasih sayang, kepedulian, kebersamaan, dan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari. [Sabrina, Abida, Dwi]

Saturday, 20 September 2025

Fun Meet UPKM El-Ma’rifah


 


Di bawah naungan langit biru dan semangat yang membara, acara Fun Meet perdana Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) El-Marifah sukses digelar, menorehkan jejak inspirasi di Kampus 1 dan Kampus 3 UIN Malang. Acara ini bukan sekadar pertemuan pertama, melainkan sebuah gerbang masuk bagi para mahasantri baru yang berani merangkai mimpi di ranah kreativitas.

 

Kehadiran mereka memancarkan antusiasme yang luar biasa, mengisi setiap sudut ruangan dengan gairah untuk belajar dan berkarya. Mereka bergabung di berbagai divisi, dari keindahan kata dalam sastra, keajaiban visual fotografi dan videografi, sinematografi, ketajaman berita jurnalistik, serta krativitas menulis puisi dengan sajak indah, hingga desain grafis. Sinergi ini semakin diperkuat dengan restu dan doa dari pengasuh bidang kesantrian dan UPKM, serta bimbingan hangat dari para murobbi/ah dan alumni, menjadikan acara ini terasa lengkap dan penuh keberkahan.

 



Puncak dari gelaran ini adalah talkshow inspiratif yang menghadirkan alumni El-Marifah, mereka telah berhasil mengubah hobi menjadi jalan karier yang gemilang. Kisah Kak Muhammad Zulfikar Fikri, S.H, yang awalnya hanya "terpaksa" menekuni fotografi namun kini sukses memiliki studio foto sendiri, menjadi bukti nyata bahwa bakat sejati sering kali datang dari hal-hal yang tak terduga. Tak kalah menginspirasi, di hari berikutnya, Ustadz Kholilur Rohman, M.Pd membagikan kisahnya. Bermula dari kecintaannya pada menulis, kini beliau telah melahirkan banyak karya yang telah diterbitkan, membuktikan bahwa ketekunan adalah kunci untuk menuai hasil.

 

Semangat yang berkobar para mahasantri baru semakin tak terbendung. Mereka menyatakan harapan untuk menjadikan UPKM El-Marifah sebagai ladang subur tempat mereka menanam mimpi, merawat bakat, dan memetik karya yang akan menginspirasi banyak jiwa. Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan kreativitas, kolaborasi, dan pencapaian. (13-14/09/25).


Oleh: Nur Amelia Fitri