UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Tuesday, 25 August 2026

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MSAA

 

Gebyar Maulid Nabi di MSAA UIN Malang: Merawat Cinta Nabi, Menguatkan Kebersamaan Mahasantri

                                                                                    Foto: Semarak Maulid Nabi di Kampus 1 UIN Malang

MALANG — Gema shalawat terdengar dari dua penjuru kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selasa (25/8/2026), Pusat Ma’had Al-Jami’ah (MSAA) UIN Malang menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Kampus 1 dan Kampus 3. Bukan sekadar peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara pimpinan, civitas akademika, pengelola Ma’had, dan para mahasantri.

Di Kampus 1, rangkaian kegiatan dipusatkan di Gedung Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Sejak para tamu dan mahasantri mulai berdatangan, suasana semarak telah terasa. Dekorasi sederhana berupa jajanan yang digantung menghiasi area kegiatan, menghadirkan nuansa akrab yang berpadu dengan suasana religius.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari”, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana kemudian semakin khidmat ketika Imam Syafi’i, salah seorang musyrif, membawakan puisi bertema Rasulullah SAW. Lantunan Maulid Diba’ yang dibawakan Tim Hadroh JDFI selanjutnya memenuhi ruang Sport Center dan mengajak seluruh hadirin bershalawat bersama.

Foto: Pemberian donasi kepada mahasantri yang terdampak bencana NTT

Peringatan Maulid di Kampus 1 juga diwarnai dengan kepedulian sosial. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan donasi kepada mahasantri korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan donasi didampingi Mudir Pusat Ma’had Al-Jami’ah, Dr. Kyai Ahmad Izzuddin, M.HI. Di tengah lantunan shalawat dan suasana perayaan, perhatian turut diarahkan kepada mereka yang sedang menghadapi masa sulit.

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak berhenti pada lantunan shalawat, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama. Bantuan yang diberikan menjadi bentuk sederhana dari semangat berbagi dan menguatkan, sekaligus menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan nyata.

Foto: Semarak Maulid Nabi di Kampus 3 UIN Malang

Sementara itu, kemeriahan Maulid juga berlangsung di Kampus 3 UIN Malang. Rangkaian acara dibuka dengan shalawat, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Mahallul Qiyam. Pesan keteladanan Rasulullah disampaikan melalui mau’izhah hasanah oleh Pengasuh Mabna Rabi’ah Al-Adawiyah, Ustadzah Siti Ma’rufatul Hasanah, M.Pd.

Setelah tausiyah, doa dipanjatkan oleh Pengasuh Mabna Al-Khawarizmi, Abdul Hakim, S.Si., M.Pd., Apt., M.Farm. Suasana yang semula khidmat kemudian berubah menjadi lebih cair melalui sesi have fun. Para mahasantri diajak mengikuti permainan menarik berupa tarik-tarikan jajanan yang digantung, menghadirkan gelak tawa dan keceriaan di tengah rangkaian peringatan Maulid.

Kebersamaan akhirnya ditutup dengan makan bersama para mahasantri. Hidangan yang tersaji menjadi simbol sederhana tentang kebersamaan: tidak ada jarak antara pengelola Ma’had dan mahasantri, semuanya duduk dalam satu suasana keakraban.

Dari Kampus 1 hingga Kampus 3, Gebyar Maulid Nabi 2026 menunjukkan bahwa memperingati kelahiran Rasulullah SAW dapat dilakukan dengan beragam cara, seperti bershalawat, mendengarkan nasihat, berbagi, hingga menghadirkan kegembiraan bersama.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, peringatan ini membawa satu pesan penting: meneladani Rasulullah bukan hanya tentang mengenang akhlaknya, tetapi tentang menghadirkan nilai kasih sayang, kepedulian, kebersamaan, dan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari. [Sabrina, Abida, Dwi]

Saturday, 20 September 2025

Fun Meet UPKM El-Ma’rifah


 


Di bawah naungan langit biru dan semangat yang membara, acara Fun Meet perdana Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) El-Marifah sukses digelar, menorehkan jejak inspirasi di Kampus 1 dan Kampus 3 UIN Malang. Acara ini bukan sekadar pertemuan pertama, melainkan sebuah gerbang masuk bagi para mahasantri baru yang berani merangkai mimpi di ranah kreativitas.

 

Kehadiran mereka memancarkan antusiasme yang luar biasa, mengisi setiap sudut ruangan dengan gairah untuk belajar dan berkarya. Mereka bergabung di berbagai divisi, dari keindahan kata dalam sastra, keajaiban visual fotografi dan videografi, sinematografi, ketajaman berita jurnalistik, serta krativitas menulis puisi dengan sajak indah, hingga desain grafis. Sinergi ini semakin diperkuat dengan restu dan doa dari pengasuh bidang kesantrian dan UPKM, serta bimbingan hangat dari para murobbi/ah dan alumni, menjadikan acara ini terasa lengkap dan penuh keberkahan.

 



Puncak dari gelaran ini adalah talkshow inspiratif yang menghadirkan alumni El-Marifah, mereka telah berhasil mengubah hobi menjadi jalan karier yang gemilang. Kisah Kak Muhammad Zulfikar Fikri, S.H, yang awalnya hanya "terpaksa" menekuni fotografi namun kini sukses memiliki studio foto sendiri, menjadi bukti nyata bahwa bakat sejati sering kali datang dari hal-hal yang tak terduga. Tak kalah menginspirasi, di hari berikutnya, Ustadz Kholilur Rohman, M.Pd membagikan kisahnya. Bermula dari kecintaannya pada menulis, kini beliau telah melahirkan banyak karya yang telah diterbitkan, membuktikan bahwa ketekunan adalah kunci untuk menuai hasil.

 

Semangat yang berkobar para mahasantri baru semakin tak terbendung. Mereka menyatakan harapan untuk menjadikan UPKM El-Marifah sebagai ladang subur tempat mereka menanam mimpi, merawat bakat, dan memetik karya yang akan menginspirasi banyak jiwa. Ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan kreativitas, kolaborasi, dan pencapaian. (13-14/09/25).


Oleh: Nur Amelia Fitri

Saturday, 30 August 2025

GEBYAR UPKM: MENEBAR BENIH-BENIH POSITIF DI AWAL TAHUN AKADEMIK


Pada kamis, 28 Agustus 2025, Ma’had Sunan Ampel Al Aly menggelar Lailatus Sholawat, Pembukaan Akademik Ma’had dan Gebyar UPKM yang dihadiri oleh dewan pengasuh, para murobbi dan murobbiah, musyrif dan musyrifah serta seluruh mahasantri.

UPKM ini sendiri adalah Unit Pengembangan Kreativitas Mahasiswa. UPKM ini sebagai wadah mahasantri menyalurkan dan mengembangkan minat bakat mereka dalam penulisan, dakwah islam, dan media kreatif. UPKM yang ada di Ma’had Sunan Ampel Al Aly ada 3 yaitu: Halaqoh Ilmiah (HI), El Ma’rifah (EM), dan Jam’iyyah Dakwah Wa Al-Fann Al-Islami (JDFI)


 

Acara ini dibuka dengan pembacaan sholawat yang dibawakan oleh divisi Al Banjari (Delegasi dari UPKM JDFI), dilanjutkan sambutan oleh Wakil Rektor IV beliau mengutip pesan Imam Al Ghazali:”hakikatnya ilmu itu bukan sekedar untuk dibanggakan, melainkan untuk diamalkan dan menjadi cahaya kehidupan”.

Proses pembukaan akademik dilakukan secara simbolis oleh wakil rektor IV Bersama mudir pusat Ma’had Sunan Ampel Al Aly, kemudian dilanjutkan dengan foto Bersama. Acara pembukaan kegiatan akademik ma’had ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Aunul Hakim, S. Ag.


 

Memasuki acara inti, yakni Gebyar UPKM, setiap Unit Pengembangan Kreatifitas Mahasantri menampilkan dan memperkenalkan program yang ada di setiap unit pengembangan kreatifitas mahasantri. Halaqoh Ilmiah mengawali penampilan dengan menunjukkan debat tajam tentang Artificial Intelligence (AI) baik dari sisi postif atau negatif. UPKM El Ma’rifah tidak kalah memukau dengan menampilkan puisi yang berjudul ‘HARAPAN MEREKA’ dengan diiringi rekap memori validasi menambah haru yang sangat mendalam bagi mahasantri. UPKM JDFI menutup acara dengan menampilkan mauidzoh hasanah, dilanjutkan menampilkan sholawat kontemporer bersama Mudir Pusat Ma’had Al Jamiah Kyai Ahmad Izzuddin, M.HI yang berhasil menyihir mahasantri untuk ikut melantunkan sholawat.


Penulis : Abidatus Sholihah