MALANG – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mencapai puncak spiritualitasnya pada Kamis malam (22/10). Bertempat di Gedung Sport Center Lantai 2, ribuan mahasantri MSAA, musyrif/ah, hingga pimpinan ma'had dan universitas melebur dalam majelis dzikir dan sholawat megah bertajuk "UIN Maliki Bershalawat." Masih mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas," acara ini berhasil menggabungkan atmosfer akademik modern kampus dengan tradisi intelektual-spiritual kepesantrenan.
Kehadiran sosok Lora Ismail Al-Kholili sebagai bintang tamu utama membuat suasana Sport Center Lantai 2 yang biasanya riuh aktivitas olahraga, berubah drastis menjadi lautan dzikir dan sholawat yang megah serta seru. Karisma dai muda yang masyhur di media sosial ini benar-benar menjadi magnet, membakar semangat ribuan mahasantri MSAA yang hadir memadati lokasi sejak pukul 19.30 WIB.
Suasana kebangsaan yang hangat terasa kental saat seluruh hadirin, termasuk Bunda Rektor UIN Malang (Bu Ilfi Nur Diana), berdiri tegap menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Santri. Puncak kekhusyukan dan kemeriahan terjadi ketika Tim JDFI All Star memimpin gema sholawat dengan lantunan yang dinamis dan penuh penghayatan. Ribuan gawai menyala, mengiringi dzikir bersama yang membangkitkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan Ma'had Al-Jami'ah.
Dalam majelis yang khidmat dan meriah ini, Lora Ismail Al-Kholili menyampaikan Mauidhoh Hasanah yang sangat makna dan "berdaging." Isinya membedah peran krusial santri modern dalam menjaga nilai-nilai kepesantrenan untuk menjadi pilar penguat negeri menuju masa depan Indonesia Emas. Sambutan hangat juga disampaikan oleh Bunda Rektor, yang sekaligus meresmikan MSAA Fest, menambah deretan keistimewaan malam tersebut.
Menjelang akhir, suasana Sport Center kembali meriah dengan sesi pembagian doorprize. Sesi tanya jawab yang interaktif mengundang gelak tawa dan sorakan antusias dari para mahasantri yang berebut menjawab. Kemeriahan ini menjadi penutup yang manis setelah sebelumnya diresmikan pula pembukaan MSAA Fest 2026, menambah deretan keistimewaan malam puncak Hari Santri di kampus berlogo "Ulul Albab" ini.
Majelis megah ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh mabna Ummu Salamah, Abuna Aun. UIN Maliki Bershalawat malam itu bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi nyata wajah santri modern: religius, kreatif, dan siap menjadi tulang punggung peradaban. [Andyka]














