UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Thursday, 22 October 2026

Gema Sholawat Bersama Lora Ismail Al-Kholili Bakar Semangat Ribuan Mahasantri di Sport Center UIN Malang

MALANG – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mencapai puncak spiritualitasnya pada Kamis malam (22/10). Bertempat di Gedung Sport Center Lantai 2, ribuan mahasantri MSAA, musyrif/ah, hingga pimpinan ma'had dan universitas melebur dalam majelis dzikir dan sholawat megah bertajuk "UIN Maliki Bershalawat." Masih mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas," acara ini berhasil menggabungkan atmosfer akademik modern kampus dengan tradisi intelektual-spiritual kepesantrenan.

Kehadiran sosok Lora Ismail Al-Kholili sebagai bintang tamu utama membuat suasana Sport Center Lantai 2 yang biasanya riuh aktivitas olahraga, berubah drastis menjadi lautan dzikir dan sholawat yang megah serta seru. Karisma dai muda yang masyhur di media sosial ini benar-benar menjadi magnet, membakar semangat ribuan mahasantri MSAA yang hadir memadati lokasi sejak pukul 19.30 WIB.

Suasana kebangsaan yang hangat terasa kental saat seluruh hadirin, termasuk Bunda Rektor UIN Malang (Bu Ilfi Nur Diana), berdiri tegap menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Santri. Puncak kekhusyukan dan kemeriahan terjadi ketika Tim JDFI All Star memimpin gema sholawat dengan lantunan yang dinamis dan penuh penghayatan. Ribuan gawai menyala, mengiringi dzikir bersama yang membangkitkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan Ma'had Al-Jami'ah.

Dalam majelis yang khidmat dan meriah ini, Lora Ismail Al-Kholili menyampaikan Mauidhoh Hasanah yang sangat makna dan "berdaging." Isinya membedah peran krusial santri modern dalam menjaga nilai-nilai kepesantrenan untuk menjadi pilar penguat negeri menuju masa depan Indonesia Emas. Sambutan hangat juga disampaikan oleh Bunda Rektor, yang sekaligus meresmikan MSAA Fest, menambah deretan keistimewaan malam tersebut.

Menjelang akhir, suasana Sport Center kembali meriah dengan sesi pembagian doorprize. Sesi tanya jawab yang interaktif mengundang gelak tawa dan sorakan antusias dari para mahasantri yang berebut menjawab. Kemeriahan ini menjadi penutup yang manis setelah sebelumnya diresmikan pula pembukaan  MSAA Fest 2026, menambah deretan keistimewaan malam puncak Hari Santri di kampus berlogo "Ulul Albab" ini.

Majelis megah ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh mabna Ummu Salamah, Abuna Aun. UIN Maliki Bershalawat malam itu bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi nyata wajah santri modern: religius, kreatif, dan siap menjadi tulang punggung peradaban. [Andyka]

UIN Malang Gelar Upacara Hari Santri Nasional 2026 Secara Serentak dan Meriah di Tiga Kampus


MALANG – Seluruh civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Pusat Ma'had Al-Jami'ah (MSAA) menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan penuh kemeriahan dan kekhidmatan pada Kamis (22/10/2026). Acara ini dilaksanakan secara serentak mulai pukul 06.00 WIB, tersebar di lapangan Kampus 1, Kampus 2, dan Kampus 3. Peringatan tahun ini mengusung tema strategis, "Santri Menguatkan Diri Menuju Indonesia Emas".

Upacara ini melibatkan ribuan peserta, mulai dari Rektor, jajaran staf, dosen, Musyrif/Musyrifah, Mudir dan pengasuh Pusat Ma'had Al-Jami'ah, hingga seluruh Mahasantri MSAA. Meskipun digelar di tiga lokasi berbeda, prosesi berlangsung dengan sangat khidmat, tertib, dan lancar. Di Kampus 1, bertindak sebagai pembina upacara adalah Mudir Pusat Ma'had Al-Jami'ah, Dr. KH. Ahmad Izzuddin, M.HI., sementara di Kampus 3 amanah disampaikan langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si., CAHRM., CRMP, dan di Kampus 2 oleh KH. Faruq (Pengasuh Mabna Ar-Razi).

Peringatan HSN 2026 di Kampus 2

Salah satu momen yang mendapat antusiasme tinggi adalah pemberian penghargaan kepada santri teladan dari masing-masing mabna di Kampus 1. Tepuk tangan dan sorakan dukungan dari teman-teman satu mabna mengiringi para penerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan keteladanan mereka.

Semarak peringatan semakin terasa melalui berbagai perlombaan yang melibatkan fakultas dan Ma’had. Di Kampus 3, suasana berlangsung lebih meriah dengan digelarnya lomba senam dan menghias tumpeng. Peserta dari berbagai kelompok menunjukkan kreativitas dan kekompakan mereka, menjadikan peringatan Hari Santri tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan di lingkungan kampus.

Peringatan HSN 2026 di kampus 1

Kemeriahan berlanjut ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan Mars Hari Santri dan lagu “Ya Lal Wathon” dengan penuh semangat. Lantunan lagu tersebut menghadirkan suasana yang khas, memadukan semangat kebangsaan dengan tradisi pesantren sekaligus mempererat rasa kekeluargaan keluarga besar UIN Malang dan MSAA.

Menambah spesialnya hari ini, Rektor UIN Malang ternyata sedang berulang tahun. Sebagai bentuk syukur, beliau menyediakan makanan dan jajanan gratis untuk seluruh peserta upacara, yang disambut gembira oleh para mahasantri. Kemeriahan Hari Santri tidak berhenti pada upacara bendera saja. Usai upacara formal, keriuhan berlanjut dengan berbagai perlombaan antar fakultas dan ma'had, seperti lomba senam dan lomba menghias tumpeng yang dipusatkan di Kampus 3. [Andyka, Dwi]



Thursday, 15 October 2026

Muharrik/ah MSAA 2026/2027 Resmi Dilantik: Bukan Sekadar Pengurus, tapi Siap Jadi Teladan


MALANG – Suasana khidmat menyelimuti lantai 2 Masjid Ulul Albab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (15/10/2026) malam. Selepas shalat Isya, Muharrik/ah Ma’had Sunan Ampel Al-Aly (MSAA) periode 2026/2027 resmi dilantik melalui prosesi pembaiatan yang menjadi puncak acara.

Rangkaian acara dibuka dengan lantunan qiroah sab’ah dari mahasantri, dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya, Senandung MSAA, dan Mars MSAA. Prosesi penyerahan selempang dari presiden muharrik/ah periode sebelumnya kepada penerusnya menjadi momen simbolis estafet kepemimpinan di tubuh MSAA.

Dalam sambutannya, Pengasuh Bidang Kesantrian dan UPKM, Ibu Nyai Siti Makrifatul Hasanah, M.Pd., atau yang akrab disapa Ummik Titin, menegaskan bahwa menjadi muharrik/ah adalah bagian dari ibadah, dakwah, dan perjuangan bersama. 

                                        

“Muharrik harus menjadi uswatun hasanah. Ia harus menjadi yang pertama melakukan, menjadi teladan, baru kemudian memberi arahan,” pesan beliau di hadapan para muharrik/ah yang baru dilantik.

Sementara itu, Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Malang, Dr. Kyai Ahmad Izzuddin, M.Hi., menyebut muharrik/ah menempati posisi penting dalam denyut kehidupan MSAA. Beliau berharap kehadiran muharrik/ah tahun ini membawa dimensi baru.

Beliau mendorong muharrik/ah menjadi corong aspirasi mahasantri. Mahasantri diharapkan tidak hanya menerima instruksi, tetapi terlibat aktif mengonsep kegiatan dan merasa memiliki ma’had.

Kepada para murobbi/ah, beliau berpesan agar mencari mahasantri terbaik sebagai kader. Setelah kepengurusan di tiap mabna terbentuk, perwakilan akan disowankan ke tingkat pusat dan dipertemukan dengan rektor, wakil rektor, hingga kepala bagian. “Mereka nantinya menjadi penyambung lidah dari apa yang ada di MSAA,” ujar beliau. 

                                    

Setelah pembaiatan, perwakilan presiden muharrik/ah yang baru menyampaikan pidato. Hadirin kemudian disuguhi video rewind perjalanan muharrik/ah, lalu acara ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama. Di akhir, setiap mabna berfoto bersama muharrik/ah masing-masing.

Dengan dilantiknya muharrik/ah baru, MSAA berharap lahir generasi penggerak yang meneladani, merangkul, dan menyuarakan mahasantri, sehingga ma’had menjadi rumah bersama yang hidup dan berdaya. (Aat, Dwi)