UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Tuesday, 10 September 2024

UPGRADING DAN TA'ARUF: Membangun Kolaborasi Menuju Generasi JDFI yang Islami dan Berprestasi

 

Malang, 1 September 2024 – Unit Pengembangan Kreativitas Mahasiswa (UPKM) Jam’iyyah Dakwah wa Al-Funn Al-Islami (JDFI) UIN Malang, angkatan 2024-2025, melaksanakan kegiatan Upgrading dan Ta’aruf pengurus. Acara ini digelar pada hari Minggu, bertempat di Halaqoh Pusat Ma’had Al-Jami’ah lantai dua.

Tema besar kegiatan ini adalah “Membangun Kolaborasi, Menuju Generasi JDFI yang Islami, Bersinergi, dan Berprestasi”, sebuah gagasan yang menggambarkan visi JDFI dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya tangguh secara spiritual, tetapi juga unggul dalam prestasi. Dalam rangkaian acara ini, penampilan hadrah oleh grup Al-Banjari menempati posisi sebagai pembuka pra-acara. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kak Aldhi Taufiq, ketua umum UPKM JDFI, dan Baba Baihaqi Mubarok, murobbi Divisi Kesantrian dan UPKM, yang menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam bidang seni Islami seiring berkembangnya zaman.

Sebagai salah satu acara puncaknya, para peserta yang terdiri dari pengurus baru JDFI mengikuti sesi berbagi (sharing sessions) dan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion). Dengan semangat kebersamaan, acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi di antara anggota sekaligus meningkatkan kapasitas personal dan kolektif guna mengarungi satu tahun kepengurusan yang produktif dan berjiwa seni Islami.

Dihadiri oleh puluhan anggota JDFI yang tampil kompak dengan dress code bernuansa hitam dan maroon, suasana keakraban begitu terasa sejak awal hingga akhir acara. Partisipasi aktif peserta dalam sesi diskusi memperlihatkan antusiasme mereka untuk saling mengenal dan berbagi ide demi kemajuan bersama.

Acara ini bukan hanya sekadar forum perkenalan, melainkan juga sebuah titik awal dari perjalanan panjang pengabdian. JDFI, sebagai organisasi yang mengembangkan kreativitas di bidang seni berlandaskan nilai-nilai Islami, berharap dapat terus berperan aktif dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan agama.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi pondasi kuat bagi terbentuknya kerjasama yang solid di antara anggota, serta menjadi langkah awal menuju program-program pengembangan selanjutnya yang lebih inovatif dan berdaya guna.

Monday, 2 September 2024

El-Ma’rifah Menggelar HORIZON 23: Rayakan Milad Hidupkan Semangat

Malang, 31 Agustus 2024 — Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) El-Ma’rifah sukses menggelar peringatan milad ke-23 sekaligus acara upgrading dengan tajuk “HORIZON: Let's fulfill our horizon with millions of stars, like each success lighting up the sky”. Acara ini berlangsung di Halaqah Ma’had al-Jami’ah lantai 2 dan disambut antusias oleh para peserta.

Acara ini dibuka secara simbolik dengan pemotongan tumpeng, sebuah tradisi yang menandai dimulainya perjalanan baru bagi organisasi ini. Baihaqi Mubarak, Murobbi Kesantrian dan UPKM, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus baru El-Ma’rifah. Sosok yang kerap disapa ‘Baba’ tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pengurus baru yang berhasil menghidupkan kembali Mars El-Ma’rifah setelah vakum selama bertahun-tahun. Baba berharap bahwa momentum ini akan menandai kembalinya El-Ma’rifah sebagai pelopor inovasi di bidang Jurnalistik dan Creative Media.

Senada dengan itu, KH Dr. Ahmad Izzuddin, M.HI, Mudir Pusat Ma’had al-Jami’ah, menyebut tahun ini sebagai momentum “reborn” bagi El-Ma’rifah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara El-Ma’rifah dengan unit-unit lain seperti Halaqoh Ilmiah dan JDFI, agar kreativitas mahasantri dapat tersalurkan dengan baik dan menghasilkan prestasi-prestasi baru.

Momen lain yang juga menjadi sorotan dalam acara ini adalah penyampaian materi tentang sejarah perjalanan El-Ma’rifah. Materi ini tidak hanya menggugah memori dan semangat baru para pengurus, tetapi juga memberikan akar landasan yang kuat dan sekaligus inspirasi untuk masa depan. Diikuti dengan materi tentang keorganisasian, acara ini memberikan bekal yang sangat berharga bagi para pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

Rangkaian acara ini ditutup dengan sesi makan bersama dan tukar kado, yang menambah kemeriahan suasana. Kemeriahan acara ini mendapat apresiasi tinggi dari seluruh tamu undangan yang hadir, menandakan bahwa El-Ma’rifah kembali menunjukkan eksistensinya yang kuat di Pusat Ma’had al-Jami’ah.

Saturday, 31 August 2024

Launching Short Movie Karya PSGA dan Potret Permasalahan Remaja


Malang, 30 Agustus 2024 – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara istimewa dengan meluncurkan dua film pendek, “Tinta yang Mengering” dan “Melesat”. Acara yang diadakan di Home Theater Fakultas Humaniora ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari perwakilan duta fakultas-fakultas di UIN Malang, hingga instansi pemerintah seperti lembaga pemberdayaan perempuan dan instansi pendidikan di kota Malang.

Dua film pendek ini menggambarkan kehidupan remaja yang penuh lika-liku, menghadirkan dua perspektif berbeda dari sudut pandang pemeran utama pria dan wanita. “Tinta yang Mengering” menyoroti masalah percintaan yang berujung pada kehamilan di luar nikah dan pernikahan dini. Kisah ini mencerminkan bagaimana kesempatan belajar di bangku sekolah bisa hilang akibat keputusan yang terlalu dini. Di sisi lain, “Melesat” menghadirkan cerita tentang dampak buruk dari keluarga yang broken home, di mana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menghancurkan mental seluruh anggota keluarga, terutama anak remaja, yang kemudian terjerumus ke dalam kenakalan remaja seperti alkohol dan seks bebas.

Ketua LP2M, Agus Maimun, dalam sambutannya mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan penyelenggaraan acara ini. Ia menekankan pentingnya film sebagai medium pembelajaran yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang. “Film yang baik adalah cermin kehidupan, yang dapat mengajarkan nilai-nilai penting dan mengarahkan perilaku masyarakat,” ujar Agus.

Abi Syamsuddin Tamami, anggota tim artistik dari film-film tersebut, tak dapat menyembunyikan rasa harunya atas antusiasme yang ditunjukkan oleh para tamu undangan. “Project ini dimulai sejak dua tahun yang lalu, dan kami berharap tidak hanya berhenti di sini. Kami berencana untuk mengundang dan melakukan roadshow ke berbagai instansi pendidikan guna menyebarkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dalam pergaulan remaja dan parenting keluarga,” ungkap Abi.

Acara peluncuran ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menanamkan kesadaran di kalangan remaja dan masyarakat luas mengenai betapa pentingnya menjaga kesehatan mental dan mengambil keputusan yang tepat di masa remaja. Kedua film ini menjadi cerminan realitas yang seringkali dihadapi remaja dan keluarganya, mengingatkan kita semua akan tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi yang sehat secara mental dan berprestasi.