UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Thursday, 6 June 2024

MUJAHADAH KUBRO MSAA 2024

          

Kamis, 06 Juni 2024 di Gedung Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilaksanakan kegiatan Mujahadah Kubro. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Muwadaah MSAA 2024. Muwadaah tahun ini yang mengangkat tema "Dandelion" memiliki rangkaian yang berbeda dari tahun sebelumnya dimana pada tahun ini Muwadaah dilaksanakan pada 2 sesi yakni sesi pertama Mujahadah Kubro (06 Juni 2024) dan sesi dua Malam Puncak Dandelion (14 Juni 2024). 

Menurut bahasa, mujahadah artinya bersungguh-sungguh. Sedangkan menurut istilah, mujahadah dapat dipahami sebagai tindakan bersungguh-sungguh memerangi hawa nafsu atau Mujahadah an-Nafs. Tujuan Mujahadah Kubro ini adalah untuk mengajak seluruh Mahasantri MSAA tanpa terkecuali untuk menjadi insan yang rendah hati dan berpegang teguh pada pedoman ulul albab.

Kegiatan Mujahadah Kubro dilaksanakan tepat pada pukul 19.30 dibuka dengan lantunan sholawat nabi dan dihadiri oleh mudir, seluruh pengasuh dan jajarannya, murobbi/ah, musyrif/ah, dan seluruh mahasantri MSAA periode 2023/2024 yang kesemuanya kompak mengenakan pakaian putih-putih untuk menambah feel kesucian pada kegiatan ini. Runtutan kegiatan dibacakan oleh MC dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran surah Ali-Imran ayat 190. Kesyahduan yang terasa saat seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, senandung MSAA, mars MSAA, dan mars Yalal Wathon menjadikan kegiatan Mujahadah Kubro menjadi lebih sakral. 

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan mahasantri, Pricilia Asistia, yang juga merupakan Duta Bahasa MSAA 2023. Dalam pidatonya, Pricilia menceritakan perjalanan hidupnya sebagai mahasantri di MSAA. Ia mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman luar biasa yang diperolehnya, mulai dari rutinitas seperti Taklim Afkar, Taklim Qur'an, Shobahul Qur'an, Sholat Jama'ah, Tashih, Mufrodat of the Day, International Day, hingga Yaumul Fan Lughowiy. Pricilia juga mengungkapkan kebahagiaannya karena dipertemukan dengan teman-teman sesama mahasantri yang saling melengkapi dan menjadi support system. “Terima kasih teman seperjuanganku,” ucapnya penuh haru.

Sambutan kedua disampaikan oleh Mudir Pusat MSAA, Kyai Dr. Ahmad Izzuddin, M.Hi. Beliau mengungkapkan bahwa Mujahadah yang diselenggarakan pada tahun ini merupakan dzikir akbar pertama dalam sejarah MSAA. Beliau menjelaskan bahwa Mujahadah merupakan salah satu dari Trilogi Kehidupan Ma'had Sunan Ampel Al-Aly: Ijtihadun, wa Jihadun, wa Mujahadah, Allahu Akbar!

“Perjalanan Ijtihad, perjalanan Jihad, akan menjadi sia-sia, akan menjadi tidak bermakna, ketika tidak ditutup dengan Mujahadah,” tuturnya.

Buya Izzuddin saat memberikan sambutan dalam Mujahadah Kubro MSAA 2024

Dalam kesempatan yang berbahagia ini dilaksanakan pula pemberian penghargaan Mahasantri teladan MSAA Periode 2023/2024. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh mahasantri dari masing-masing mabna karena sudah berusaha menjadi yang terbaik selama di mabna dan menjadi motivator bagi teman-teman mahasantri yang lainnya.

Acara inti pada kegiatan Mujahadah Kubro ini adalah pembacaan Istigosah dan dzikir oleh perwakilan mahasantri yang dipilih. Lampu dimatikan dengan tujuan agar pembacaan Istigosah berlangsung dengan khidmat, tenang, dan khusuk sehingga apa yang menjadi harapan kita bisa dikabulkan oleh yang maha kuasa. Selanjutnya adalah lantunan nadhom Qomi' Tughyan wisudawan nadhom dengan alunan lagu yang menenangkan hati dan menyejukkan jiwa. Terakhir adalah Mauidoh hasanah oleh K.H. Ali Mustofa Asady (Pengasuh PPQ As-Saidiyah). Beliau menyampaikan bahwa kita sebagai manusia harus selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan hal apapun. Berpegang teguh pada "man jadda wa jadda" dan yakinlah bahwa Allah akan selalu menyertai setiap langkah kita. Kemudian dilanjutkan dengan Majelis Eling Pati oleh beliau buya Ali Mustofa. Keheningan menyelimuti Gedung Sport Center. Semua yang hadir menghayati dan merenungkan setiap kata-kata yang buya ucapkan. Kita diingatkan dengan siapa kita sebenarnya, siapa tuhan kita, siapa kedua orang tua kita, dan semua yang berjasa dalam hidup kita. Majelis ditutup dengan doa bersama oleh buya dengan harapan semoga yang kita harapkan diijabah oleh Allah Swt. 

Rangkaian kegiatan Mujahadah kubro yang dilaksanakan pada malam hari ini ditutup dengan tayangan kenangan buat pengasuh kita Alm. K.H. Chamzawi dan Alm. Kak Dafiq semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya, Aamiin. Terakhir untuk mengabadikan momen yang berharga nan penuh makna, satu gedung menyanyikan kembali senandung MSAA dengan penuh penghayatan. Sampai jumpa di Malam Puncak Muwadaah Dandelion 2024.

Friday, 17 May 2024

Seminar Nasional dan Closing Ceremony UNITY 2024

 

Malang, 18 Mei 2024 — Unit Pengembangan Kreativitas Mahasantri (UPKM) El-Ma'rifah Pusat Ma'had al-Jami'ah hari ini menggelar Seminar Nasional dan Closing Ceremony sebagai puncak acara Euphoria in Creativity (UNITY) 2024. Acara ini diselenggarakan dengan meriah dan penuh antusiasme oleh para peserta.

Seminar nasional ini menghadirkan dua pemateri ternama yang kiprahnya dalam dunia literasi dan digital sudah tidak diragukan lagi. Abdulloh Hamid, yang akrab disapa Gus Hamid, Direktur pesantren id, Pendiri Dunia Santri Community, serta Pembina di Arus Informasi Santri (AIS) Nusantara dan Santri Design, tampil sebagai pemateri pertama. Dalam pemaparannya, Gus Abdullah Hamid menekankan pentingnya literasi digital bagi generasi muda, khususnya mahasiswa Muslim, untuk mampu bersaing di era globalisasi dan mampu melakukan filterisasi di tengah guyuran gelombang informasi.

Pemateri kedua, Sutrisno Gustiraja Al-farizi, Founder dan CEO Penerbit Jagat Litera, membahas strategi dan tantangan dalam dunia kepenulisan dan penerbitan. Sutrisno Gustiraja Al-farizi memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana dunia literasi dan kepenulisan secara teknis berevolusi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan tetap relevan di tengah gempuran konten digital.

Acara UNITY 2024 ini telah diawali dengan serangkaian lomba-lomba yang mengasah kreativitas dan teknologi para peserta. Kompetisi yang diselenggarakan meliputi lomba fotografi, desain poster, cipta baca puisi, news anchor, dan mobile legend. Setiap lomba mendapat respons yang sangat positif dari para peserta, menunjukkan bakat dan semangat yang tinggi dalam berkompetisi.

Dalam sambutan pembuka seminar pagi ini, Cak Singo, Ketua Harian UPKM El-Ma'rifah, menyampaikan harapannya bahwa seluruh rangkaian acara UNITY 2024 dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta. “Kami berharap acara ini memberi manfaat bagi para peserta, serta mendorong mereka untuk terus berkreasi dan berinovasi,” ujar Cak Singo.


Closing ceremony yang mengakhiri seluruh rangkaian acara UNITY 2024 berlangsung dengan penuh kehangatan. Para peserta pemenang lomba, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat merasakan kebanggaan atas suksesnya acara ini. Dengan berakhirnya UNITY 2024, diharapkan semangat kreativitas dan inovasi yang telah ditanamkan dapat terus berlanjut dan berkembang, menjadikan para peserta, terutama mahasantri, siap menghadapi tantangan masa depan. 


Penulis: Rojauna Zalfatthoriq

Thursday, 18 April 2024

Lailatus Sholawat dan Peringatan Milad: Refleksi dan Harapan atas Ma'had

Malang, 18 April 2024 —  Civitas Academica tampak memenuhi Masjid At-Tarbiyah saat Ma'had Sunan Ampel Al-Aly (MSAA) menggelar acara Lailatus Sholawat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-23.

Acara yang dimulai setelah Sholat Isya ini diawali dengan lantunan sholawat dan pembacaan Maulid Diba yang menyejukkan hati. Nuansa kekhidmatan semakin terasa ketika Dr. KH. Ahmad Izzuddin M.HI., yang akrab disapa Buya Izzuddin, sebagai Mudir MSAA memberikan tausiyah agama yang mendalam.

Dalam tausiyahnya, Buya Izzuddin mengajak seluruh Civitas Academica MSAA, mulai dari para pengasuh, murabbi-murabbiah hingga musyrif-musyrifah, untuk merenung atas perjalanan pengabdian ini dalam pendidikan Islam yang berkualitas. Beliau bercerita tentang beberapa pihak yang datang kepada beliau mengeluhkan perilaku mahasiswa-mahasiswa yang bermasalah secara akademik hingga yang diproses di ranah hukum.

Buya Izzuddin juga berbagi tentang gairah dan tekadnya untuk melakukan revitalisasi total atas Ma'had. Dengan penuh semangat, Buya Izzuddin tak hanya menyoroti perjuangan para pihak yang terlibat dalam pendirian awal Ma'had, tetapi juga mengeksplorasi apakah visi awal pendirian MSAA telah terealisasi sesuai harapan.

"Mari kita hidupkan kembali filosofi awal pendirian Ma'had Al-Jami'ah, yaitu integrasi antara konsep pendidikan tinggi dan konsep pendidikan pesantren luhur, yang diharapkan dapat melahirkan generasi Muslim yang mampu memimpin kembali keemasan peradaban Islam dalam bidang keilmuan.", ungkap Buya Izzuddin.

Tak hanya itu, dengan keberanian yang menggugah hati, Buya bahkan telah menyampaikan pandangannya di hadapan para pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, bahwa perlu langkah-langkah konkret untuk mempercepat terwujudnya harapan tersebut.

Acara penuh hikmah ini ditutup dengan doa, mengisyaratkan kesatuan tekad dan harapan Civitas Academica MSAA agar senantiasa diberi kekuatan dan petunjuk dalam setiap langkahnya menuju perubahan yang diinginkan.

Acara lailatus sholawat ini tak hanya menjadi perayaan milad semata, tetapi juga momentum untuk merefleksikan dan memperkuat komitmen MSAA dalam membangun masa depan yang lebih gemilang bagi pendidikan Islam di Indonesia.


Penulis: Rojauna Zalfatthoriq