Thursday 6 June 2024

MUJAHADAH KUBRO MSAA 2024

          

Kamis, 06 Juni 2024 di Gedung Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilaksanakan kegiatan Mujahadah Kubro. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Muwadaah MSAA 2024. Muwadaah tahun ini yang mengangkat tema "Dandelion" memiliki rangkaian yang berbeda dari tahun sebelumnya dimana pada tahun ini Muwadaah dilaksanakan pada 2 sesi yakni sesi pertama Mujahadah Kubro (06 Juni 2024) dan sesi dua Malam Puncak Dandelion (14 Juni 2024). 

Menurut bahasa, mujahadah artinya bersungguh-sungguh. Sedangkan menurut istilah, mujahadah dapat dipahami sebagai tindakan bersungguh-sungguh memerangi hawa nafsu atau Mujahadah an-Nafs. Tujuan Mujahadah Kubro ini adalah untuk mengajak seluruh Mahasantri MSAA tanpa terkecuali untuk menjadi insan yang rendah hati dan berpegang teguh pada pedoman ulul albab.

Kegiatan Mujahadah Kubro dilaksanakan tepat pada pukul 19.30 dibuka dengan lantunan sholawat nabi dan dihadiri oleh mudir, seluruh pengasuh dan jajarannya, murobbi/ah, musyrif/ah, dan seluruh mahasantri MSAA periode 2023/2024 yang kesemuanya kompak mengenakan pakaian putih-putih untuk menambah feel kesucian pada kegiatan ini. Runtutan kegiatan dibacakan oleh MC dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran surah Ali-Imran ayat 190. Kesyahduan yang terasa saat seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, senandung MSAA, mars MSAA, dan mars Yalal Wathon menjadikan kegiatan Mujahadah Kubro menjadi lebih sakral. 

Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan mahasantri, Pricilia Asistia, yang juga merupakan Duta Bahasa MSAA 2023. Dalam pidatonya, Pricilia menceritakan perjalanan hidupnya sebagai mahasantri di MSAA. Ia mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman luar biasa yang diperolehnya, mulai dari rutinitas seperti Taklim Afkar, Taklim Qur'an, Shobahul Qur'an, Sholat Jama'ah, Tashih, Mufrodat of the Day, International Day, hingga Yaumul Fan Lughowiy. Pricilia juga mengungkapkan kebahagiaannya karena dipertemukan dengan teman-teman sesama mahasantri yang saling melengkapi dan menjadi support system. “Terima kasih teman seperjuanganku,” ucapnya penuh haru.

Sambutan kedua disampaikan oleh Mudir Pusat MSAA, Kyai Dr. Ahmad Izzuddin, M.Hi. Beliau mengungkapkan bahwa Mujahadah yang diselenggarakan pada tahun ini merupakan dzikir akbar pertama dalam sejarah MSAA. Beliau menjelaskan bahwa Mujahadah merupakan salah satu dari Trilogi Kehidupan Ma'had Sunan Ampel Al-Aly: Ijtihadun, wa Jihadun, wa Mujahadah, Allahu Akbar!

“Perjalanan Ijtihad, perjalanan Jihad, akan menjadi sia-sia, akan menjadi tidak bermakna, ketika tidak ditutup dengan Mujahadah,” tuturnya.

Buya Izzuddin saat memberikan sambutan dalam Mujahadah Kubro MSAA 2024

Dalam kesempatan yang berbahagia ini dilaksanakan pula pemberian penghargaan Mahasantri teladan MSAA Periode 2023/2024. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh mahasantri dari masing-masing mabna karena sudah berusaha menjadi yang terbaik selama di mabna dan menjadi motivator bagi teman-teman mahasantri yang lainnya.

Acara inti pada kegiatan Mujahadah Kubro ini adalah pembacaan Istigosah dan dzikir oleh perwakilan mahasantri yang dipilih. Lampu dimatikan dengan tujuan agar pembacaan Istigosah berlangsung dengan khidmat, tenang, dan khusuk sehingga apa yang menjadi harapan kita bisa dikabulkan oleh yang maha kuasa. Selanjutnya adalah lantunan nadhom Qomi' Tughyan wisudawan nadhom dengan alunan lagu yang menenangkan hati dan menyejukkan jiwa. Terakhir adalah Mauidoh hasanah oleh K.H. Ali Mustofa Asady (Pengasuh PPQ As-Saidiyah). Beliau menyampaikan bahwa kita sebagai manusia harus selalu bersungguh-sungguh dalam melakukan hal apapun. Berpegang teguh pada "man jadda wa jadda" dan yakinlah bahwa Allah akan selalu menyertai setiap langkah kita. Kemudian dilanjutkan dengan Majelis Eling Pati oleh beliau buya Ali Mustofa. Keheningan menyelimuti Gedung Sport Center. Semua yang hadir menghayati dan merenungkan setiap kata-kata yang buya ucapkan. Kita diingatkan dengan siapa kita sebenarnya, siapa tuhan kita, siapa kedua orang tua kita, dan semua yang berjasa dalam hidup kita. Majelis ditutup dengan doa bersama oleh buya dengan harapan semoga yang kita harapkan diijabah oleh Allah Swt. 

Rangkaian kegiatan Mujahadah kubro yang dilaksanakan pada malam hari ini ditutup dengan tayangan kenangan buat pengasuh kita Alm. K.H. Chamzawi dan Alm. Kak Dafiq semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya, Aamiin. Terakhir untuk mengabadikan momen yang berharga nan penuh makna, satu gedung menyanyikan kembali senandung MSAA dengan penuh penghayatan. Sampai jumpa di Malam Puncak Muwadaah Dandelion 2024.

0 comments:

Post a Comment