UNITY 2020

Desain Maskot - Artikel - Cipta Cerpen - Fotografi - Musikalisasi Puisi - Mobile Legend

EL MA'RIFAH 78

FESTIVAL PENA 2017

EL MA'RIFAH 78

FOTO BERSAMA

DIVISI DESAIN 78

KONSEPTOR ALBUM MSAA 78

Saturday, 10 April 2021

Kemeriahan Kolaborsasi Musyrif/ah Majesty dan Emerald dalam "MOANA"

 

Malang, El-Ma'rifah - Minggu (10/4) menjadi hari yang bersejarah di MSAA karena adanya kolaborasi pertama yang digagas oleh muysrif/ah Majesty (Musyrif/ah angkatan 2018)  dan Emerald (Musyrif/ah angkatan 2019) dalam acara yang bertajuk MOANA yakni Memorable of Msaa Night Party. Banyak penampilan yang ditunjukkan pada acara tersebut, mulai dari mini drama, tari-tarian dan juga persembahan lagu dari musyrif.  Acara yang di gelar di depan mabna Al Ghazali tersebut berlangsung dengan sangat meriah dan sukses membuat tamu undangan yang hadir terpukau.

Dihadiri oleh seluruh musyrif/ah MSAA dari angkatan 2014 hingga 2019, acara tersebut menjadi momen yang tak terlupakan bagi para musyrif/ah. “Dengan ada nya acara ini, saya harap semakin memperkuat ukhuwah persaudaraan baik musyrif ataupun musyrifah” Tutur Ustadz Syauqi saat memberikan sambutan di acara MOANA. Acara ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi dan malam keakraban bagi seluruh musyrif/musyrifah di MSAA dengan harapan kedepanya Musyrif/ah semakin semangat mengabdi di MSAA. (rk)

Thursday, 25 March 2021

Parakan 01 Hadir Menggemakan Sholawat Di MSAA

Malang, El-Ma’rifah – Kolaborasi sholawat MSAA sukses digelar pada Kamis (25/3) malam di Masjid At-Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kolaborasi sholawat kali ini dibawakan oleh para murobbi/ah dan musyrif/ah dari Mabna Al-Ghazali, GTA dan BTQ. Acara ini disaksikan oleh para pengasuh, murobbi/ah serta musyrif/ah dan berjalan dengan suasana yang sangat meriah.

Sama dengan kolaborasi-kolaborasi sebelumnya yang memilki nama, kolaborasi ini diberi nama “Parakan 01”.  Nama  tersebut adalah istilah yang sedang hits diperbincangkan di Indonesia. “Nama ini terlihat memiliki kesan negatif, namun kesan negative atau tidaknya bisa dilihat dari sudut pandang kita dalam mengartikannya. Oleh karena itu, nama ini dipilih untuk mengajak musyrif/ah MSAA penasaran dengan acara sholawat yang akan ditampilkan sehingga banyak yang hadir dalam acara ini” kata Cak Yudi, salah satu musyrif Al-Ghazali selaku sie acara.

Pada kolaborasi sholawat kali ini,  lantunan sholawat yang indah dan meriah berhasil dipersembahkan. Penampilan sholawat juga dikemas dengan cover lirik sholawat yang kreatif, kemudian dilanjutkan dengan penampilan teatrikal “Parakan 01” yang menjadi inti dari penampilan ini. Teatrikal yang menceritakan isu perselingkuhan tersebut mengandung pesan tersirat bahwa setiap yang dilakukan di dunia akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat, 

“Adanya kolaborasi gebyar sholawat dengan menggunakan nama yang ­hits ini bertujuan untuk membuat para musyrif/ah penasaran dan meringankan langkah kakinya menuju ke Mastar pada malam Jum’at di MSAA sehingga menjadi malam yang dinantikan kejutan-kejutan luar biasanya” ujar salah satu musyrif Al-Ghazali.(dsy)


Wednesday, 24 March 2021

Asma' binti Abi Bakar dan Ibnu Khaldun Hadirkan Nuansa Jawa dalam "Gemathi"

 


Malang El Ma’rifah-Jadwal acara  sholawat  rutinan Ma’had Sunan Ampel Al ‘Aly  kali ini adalah kolaborasi dari musyrif/ah Mabna Asma’ binti Abi Bakar dan Ibnu Khaldun. Kegiatan sholawat dilaksanakan dengan khidmah dan meriah  di Masjid Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (4/3).

Sholawat yang dikemas nuansa jawa tersebut diberi nama tema “Gemathi” yang merupakan kepanjangan Gema Sholawat ABA Khaldunisti. Sesuai falsafah Sunan Kalijaga "memayu hayuning bawono ambrasto dung angkoro" yang artinya "Manusia di dunia harus mengutamakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak", diharapkan dengan adanya acara ini para jamaah yang hadir dapat merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan juga mampu membasmi sifat-sifat buruk yang ada dalam diri masing-masing.

Acara yang berlangsung sangat meriah dengan pembacaan sholawat dan penampilan dari musyrif/ah mabna Asma' binti Abi Bakar dan Ibnu Khaldun tersebut membuat para jamaah yang hadir di Masjid At-Tarbiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang saat itu terpukau. "Semoga acara seperti ini tetap lestari, karena di samping kita merasa terhibur, kita juga mendapatkan pahala" kata Ali, salah satu jamaah.